Distribusi Bantuan Ayam di Kecamatan Maja Memasuki Tahap Akhir

Distribusi bantuan ayam dari Program Bekerja Kementerian Pertanian (Kementan) di Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka memasuki tahap akhir.

Pada Selasa (16/7/2019), Kementan melalui Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) membagikan bantuan ayam kepada 347 rumah tangga miskin (RTM) di Kecamatan Maja, tepatnya Desa Nunuk Baru.

“Distribusi ayam di Kecamatan Maja tahap pertama dilakukan pada 9 Maret lalu, dan ini adalah tahap akhir. Nanti akan disusul dengan distribusi sarana dan prasarana lain seperti pakan dan biaya pembuatan kandangnya,” ujar penanggungjawab Program Bekerja Kabupaten Majalengka, Sonny Wibisono.

Penyaluran bantuan di Nunuk Baru terkesan lebih spesial karena desa ini merupakan desa tertua dan menjadi salah satu daerah terisolir di Kecamatan Maja. Meski demikian, dalam proses pendistribusiannya tetap berjalan lancar dan dihadiri oleh Camat Maja, Babinsa dan Babinmas Nunuk Baru, TKSK Kementerian Sosial, 18 Kepala desa di Kecamatan Maja dan para pendamping desa.

“Kalau melihat dari proses awal sampai hari terakhir ini, distribusi ayamnya saya nilai bagus, teman-teman dari Kementan juga bekerja luar biasa, bekerja dalam arti sesuai juga dengan program yang di gagasnya yaitu program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera jadi betul-betul bekerja sesuai sasaran dan target dari pemerintah,” ujar Camat Maja, Arif Daryana.

Prinsipnya saya mengapresiasi atas kinerja dari temen-temen dari Kementan dalam proses pendistribusian dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Babinsa Nunuk Baru, Sersan Mayor Aming Hadi Wijaya. “Alhamdulillah untuk pendistribusian ini berjalan dengan lancar walaupun kondisi geografis desa Nunuk Baru ini sangat luar biasa karena memerlukan perjalanan yang memang banyak rintangannya dan mungkin perjalanan, sehingga dapat ke Nunuk Baru ini dapat menjadikan pengalaman untuk petugas-petugas dari Kementan ini,” ujarnya.

Di Kecamatan Maja sendiri terdapat 1.868 RTM yang mendapat bantuan ayam melalui Program Bekerja Kementan. Para penerima bantuan pun mengaku senang dengan adanya bantuan ini karena dianggap dapat memperbaiki perekonomian serta meningkatkan taraf hidup.

“Kalau kita melihat dari kuota awal yang telah ditetapkan dan kita telah melakukan verifikasi dan validasi data sehingga data total RTM penerima bantuan di Kec Maja itu 1.868, saya kira itu sudah cukup bagus dan sudah bisa memenuhi apa yang diharapkan,” ujar Asep Saepudin, TKSK dari Kementerian Sosial.

Asep menjelaskan, walau banyak warga yang mengharap menerima bantuan melalui Program Bekerja, namun ada kriteria dan ketentuan warga untuk mendapatkannya dan hal tersebut sudah tercantum dalam BDP.

“Jadi kita mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah serta mengikuti proses verifikasi dan validasi yang dilakukan bersama-sama antara petugas di tingkat kecamatan dari unsur pemerintahan desa dengan melibatkan masyarakat desa itu sendiri,” jelas Asep. (Hasni Zulfikar/Andika Bakti)

Pengukuhan Bunda Literasi dan Bunda PAUD Tingkat Kecamatan Maja

IMG-20190426-WA0009
Pengukuhan Bunda Literasi dan Bunda PAUD Tingkat Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka dilaksanakan di Aula Kecamatan Maja, Kamis (25/4/2019).

Bunda Literasi dan Bunda PAUD Kecamatan Maja Hj. Nuraisah Arif, SE mengukuhkan langsung penggerak PKK Desa yang akan dikukuhkan sebagai Bunda Literasi dan Bunda PAUD Desa di Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka.

Camat Maja H. Arif Daryana, AP., M.Si dalam arahannya kepada seluruh Bunda Literasi dan Bunda PAUD se-Kecamatan Maja mengucapkan selamat atas dikukuhkannya Bunda Literasi dan Bunda PAUD Desa, semoga bisa memberikan arti dan makna terhadap perkembangan gemar membaca dan membangun kesiapan anak usia dini untuk mempersiapkan diri dalam pendidikan dasar.

Selanjutnya Camat meminta agar Bunda Literasi dan Bunda PAUD Kecamatan segera membuat program kerja yang nyata dengan seluruh Bunda Literasi dan Bunda PAUD Desa, contohnya membentuk desa percontohan atau membangun Taman Bacaan Masyarakat dalam rangka membuat masyarakat lebih gemar membaca. Memberikan sosialisasi atau motivasi yang dapat dipaduserasikan dengan lomba-lomba bagi anak-anak usia dini.

Terakhir Camat menyarankan untuk kegiatan tersebut dapat di sinergikan dengan OPD, UPTD dan stakeholder terkait lainnya. Pengukuhan tingkat kecamatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengukuhan yang dilaksanakan ditingkat kabupaten oleh Bunda Literasi dan Bunda PAUD Kabupaten, dalam hal ini Ibu Bupati Majalengka pungkas Arif.

Camat Maja Arif membuka liga desa nusantara (LDN) 2019

WhatsApp-Image-2019-07-09-at-17.11.29

Pembukaan Liga Desa Nusantara Seri Kecamatan Maja yang digelar di lapang olah raga kecamatan maja resmi di buka pada hari Minggu,(07/07/ 2019)

Liga Desa Nusantara seri maja sendiri akan dilaksanakan dari tanggal 7-13 Juli 2019 sesuai dengan pedoman teknis yang disepakati bersama yang diikuti oleh 18 Desa se Kecamatan Maja

Pada pertandingan pertama menurut Camat Maja Arif Daryana, AP M.Si akan dimulai dengan pertandingan antara desa Kertabasuki melawan desa wanahayu pada liga desa nusantara seri maja ini kata arif

Menurut Camat Maja Arif bahwa nantinya pemenang dari Seri Kecamatan Maja akan mewakili Kecamatan Maja ke seri Kabupaten Majalengka yang akan dilaksanakan mulai tanggal 17 Juli mendatang ungkapnya

Kegiatan ini dibuka langsung oleh camat Maja H. Arif Daryana, AP., M.Si yang dihadiri oleh muspika, kepala UPTD Puskesmas, para koordinator dan kepala desa.se maja

Dalam arahannya Camat Maja menyampaikan pesan dan Ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, panpel, perangkat pertandingan dan para kepala desa sehingga kegiatan LDN seri maja dapat diselenggarakan.

Harapan Camat kepada semua pihak yang bertanding untuk menjunjung tinggi nilai nilai sportifitas dalam bertanding dan juga dengan adanya event event seperti LDN ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolah raga, dengan sendirinya dapat meningkatkan indek pembangunan oleh raga khususnya di Kecamatan Maja pungkas arif.

Camat Maja Apresiasi Acara Festival Kolecer

kolecer-1

Acara Festival Kolecer Majalengka yang dilaksanakan pada 10-16 Juni 2019 yang diselenggarakan oleh Padepokan Pencak Silat Ujungan Kuda Putih mendapat apresiasi dari Camat Maja Arif Darnaya.

“Dari sisi kepanitiaan merupakan kolaborasi semua komponen, dipelopori oleh Pak Taufik Hidayat. Muatan kegiatan pun cukup unik, menampilkan festival yang merupakan budaya tradisional berupa kolecer yang dipadu serasikan dengan kondisi alam Majalengka yang dikenal dengan kota angin” kata dirinya (Kamis, 13/6/2019).

Dirinya juga berharap agar kedepan kegiatan tersebut bisa berjalan secara periodik dan bisa diikuti oleh lebih banyak peserta.

Dalam rangkain Festival Kolecer Majalengka atas inisiasi dari Pemerintahan Kecamatan Maja tersebut dilakukan Donor Darah.

“Alhamdulillah dapat menghasilkan 49 labu darah dari 135 pendaftar. Mereka yang tidak bisa melaksanakan donor, karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan usia. Harapan kedepan kegiatan donor darah rutin dilaksanakan di kecamatan paling tidak minimalnya tiga bulan sekali sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama”, ajak Arif.

Ratusan kolecer tersebut di pasang menggunakan tiang bambu di area lapangan Hutan Pinus Desa Cengal Kecamatan Maja. Hiasan kolecernya bermacam-macam ada berupa orang mengayuh sepeda, pesawat terbang dan bentuk lainnya

Kecamatan Maja Terapkan Tekhnologi Pembakaran Sampah

IMG-20190714-WA0004

Camat Maja H. Arif Daryana, AP., M.Si resmi kan tempat pembuangan sementara yang menggunakan teknologi pembakaran yang dilaksanakan di desa Banjaran pada Hari Jumat (12/7/2019)

Peresmian TPS berteknologi pembakaran ini dilakukan dalam rangka menunjang program pemerintah Kecamatan Maja, dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dengan diluncurkannya program “Sapanjang Jalan Maja Tanpa Sampah”, beberapa bulan lalu dimana program ini fokus kepada desa yang berada pada jalur perlintasan jalan provinsi

Adapun desa desa yang diwajibkan dalam program ini adalah desa perlintasan provinsi yang meliputi Desa Kertabasuki sampai dengan Desa Cihaur kecamatan Maja kabupaten Majalengka

Menurut Camat Maja Program tersebut direspon sangat positif oleh masyarakat, terlihat dengan kegiatan yang sering dilaksanakan oleh warga maja dengan melakukan kerja bakti membersihan sampah disekitar jembatan yang menjadi tempat pembuangan sampah, Mensosialisasikan untuk membiasakan membuang sampah pada tempatnya, dan Memasang pagar serta spanduk larangan membuang sampah ungkap camat

Bahkan saking semangatnya salah satu desa diantaranya adalah Desa Banjaran membuat Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dengan tungku pembakaran

Dan pembangunan TPS dimaksud berada diatas lahan berukuran 11 x 8 m, dengan ukuran tungku pembakaran 2.5 x 2.5 m. Biaya pengadaan TPS ini menghabiskan anggaran sebesar
Rp. 141.314.400 yang bersumber dari Dana Desa TA 2019 kata camat

Kini masyarakat Desa Banjaran merasa lega, karena selama ini membuang sampah dilakukan secara sembarangan ke sungai atau bahkan dibuang dilahan lahan kosong.

Selanjutnya kepala Desa Banjaran merencanakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara aktif akan jemput bola mengambil sampah rumah tangga kepada setiap masyarakat oleh petugas desa.

“Mulai saat ini Kecamatan Maja insya allah memiliki tiga DESA BERSIH, yaitu Desa Banjaran, Desa Cicalung dan Desa Pasanggrahan. Desa Bersih adalah desa yang memiliki tempat pembuangan dan pengolahan sampah”, pungkas Camat Maja.